Pilihan untuk meluruskan niat

In frame: Bts Suga (sumber: twitter @BigHitEnt)
Suatu ketika aku pernah, berusaha untuk berubah menjadi lebih baik karena seseorang. Tetapi, ia tidak mengerti dengan apa yang kulakukan, ia tidak menyadari apa yang aku lakukan. Karena ia tidak memperhatikanku, hanyalah aku yang terlalu banyak memperhatikannya. 
Oke aku gagal. Tapi aku tidak menyesal. Aku sudah tau kejadiannya seperti itu, tetapi masih saja kuulangi. Berubah demi seseorang dan berakhir kecewa lagi. Berkali-kali kuulangi sampai entah yang keberapa kali. Tetapi tetap saja aku tidak boleh menyesal. Karena kegagalan itu adalah bagian dari proses sampai kamu dapat memurnikan niatmu sehingga apa-apa yang kau lakukan adalah karena-Nya, bukan yang lainnya. 

Teruslah berusaha menjadi lebih baik karena Alloh. Karena jika kau niatkan untuk manusia, maka bisa jadi ia tidak melihatmu karena bukan kamu yang ia butuhkan. Ia berkoar-koar tentang sebuah kriteria, namun itu hanyalah sebuah bahasa untuk mengkode sesuatu yang ia inginkan. 

Untuk memurnikan niatmu, kau pilih mana? Belajar dari orang lain, atau ingin kau coba sendiri? 

Advertisements

Filosofi Hijab

Illustrasi by: ig @hindipendent

Ya Alloh, limpahkanlah kesehatan dan keberkahan pada kedua orang tua ku. Demi perintahMu, aku tidak ingin membangkang dari mereka. Demi perintahMu aku mencari setiap tetes berkah dariMu. Demi sesuatu yang menutupiku dari kepala hingga ke jantung, semoga tak hanya melindungiku dari luar, semoga dapat melindungi akal ini supaya dapat mengingatMu setiap waktu, semoga dapat melindungi akal ini sehingga ada Engkau di setiap keputusan yang kuambil. Semoga dapat melindungi jantung yang memopa darah ke seluruh tubuh sehingga ada Engkau di setiap nafas yang ikut mengalir.

Nikmatmu lebih banyak dari yang kamu duga

In frame: BTS V (sumber twitter: @BigHitEnt)

Ada banyak hal yang dapat kita pelajari di dunia ini, ia adalah ilmu. 

Ada banyak hal juga yang sulit kita pahami tetapi kehadirannya harus kita syukuri seperti nikmat yang berupa kesehatan, teman-teman yang baik, lingkungan yang baik, keluarga yang peduli, dan orang-orang yang kita temui. Seringnya kita lupa untuk mensyukuri semua itu dan malah fokus dengan hal-hal yang hilang dari kita, ataupun hal-hal bukanlah menjadi rizki kita sehingga kita merasa seolah menjadi orang-orang yang tidak beruntung kemudian terlarut-larut dalam kegalauan. 

Semoga kita bisa menjadi orang yang lebih banyak bersyukur sehingga hidup ini penuh berkah. 

Pilihan setelah penantian

In frame: BTS Jimin (Sumber twitter: @BigHitEnt)
Aku sedang berada dalam suatu perjalanan menuju salah satu pilihanku yang menjadi keputusanku. Lalu sebuah pilihan lainnya datang, menggoyahkan. Aku harus putar balik atau melanjutkan perjalanan? 
Hidup tampaknya seperti ini, rangkaian dari ujian yang datang berurutan, silih berganti maupun bersamaan. 

Setelah diuji dengan penantian yang sangat panjang, kemudian diujilah lagi dengan menentukan pilihan. Semoga pilihan yang kutempuh ini diridhai oleh-Nya. Pilihan lain yang menggoyahkan itu akan aku jadikan kekuatan, aku harus bersungguh-sungguh terhadap pilihan yang kutempuh sekaligus belajar mengiklaskan. 

Bermimpi di atas batas kemampuan

Cover by: @ayunda

Target itu semestinya di atas batas kemampuan yang kamu bayangkan, karena apa, karena kamu sebenarnya bisa lebih baik dari yang kamu kira. Supaya kamu mengerahkan kemampuanmu untukl berjuang dengan maksimal. Sesuatu terlihat seperti tidak mungkin, tetapi jika tekadmu besar, Alloh akan memberimu jalan (yang tidak terduga).

Untuk mencapai targetan itu, kita pastinya akan memutar otak mbuh pie carane. Contoh: untuk dapat lulus dari ujian asrama, kamu diharuskan pergi ke luar negeri. Waktu sudah menunjukkan h-4 bulan dari ujian asrama dan kamu belum menyiapkan apa-apa. Belum punya passport, belum tau bahkan caranya bikin passport, belum punya gambaran negara tujuan dan dalam rangka apa ke sana. Kamu akan melewati fase seleksi alam terlebih dahulu, yaitu meluangkan waktu untuk mengurus segala sesuatunya termasuk bikin passpor, cari event, menyusun anggaran. Semua butuh perjuangan, dan pengorbanan, kamu mungkin harus berkorban menurunkan standar hidup. Dari yang awalnya kamu pakai sabun seharga 20 ribu, kamu harus rela memakai sabun seharga 10 ribu. Kamu mungkin punya keinginan pergi ke dufan untuk naik banyak wahana tetapi kamu urungkan untuk biaya tes toefl. Itu hanyalah salah satu contoh, dan semua membuthkan banyak pengorbanan. 

Tetap semangat dan jangan berhenti bermimpi. Milikilah mimpi, karena jika kamu punya mimpi maka kamu memiliki harapan. Ketika ada harapan walaupun sedikit saja pasti ada rasa bahagia. Berlian juga awalnya berasal dari batu biasa yang ditempa dengan sedemikian rupa, jadi kamu juga pasti dapat berkilau, tempa lah dirimu selagi masih muda. 

Jadi, apakah kamu sudah menuliskan target mu yang di luar batas kemampuan yang kamu bayangkan? 

Seleksi Alam


Mempersiapkan segala sesuatu dalam hidupmu adalah suatu bentuk seleksi alam. Bahkan, mengisi sebuah formulir, dan mencetak foto adalah suatu bentuk seleksi alam. Meskipun kelihatannya sepele tetapi jika untuk sekedar mengisi formulir, atau mencetak foto saja sudah malas, ogah, berarti kamu sudah gagal di awal. 

(Inspire by Mbak Winda)