Pilihan untuk meluruskan niat

In frame: Bts Suga (sumber: twitter @BigHitEnt)
Suatu ketika aku pernah, berusaha untuk berubah menjadi lebih baik karena seseorang. Tetapi, ia tidak mengerti dengan apa yang kulakukan, ia tidak menyadari apa yang aku lakukan. Karena ia tidak memperhatikanku, hanyalah aku yang terlalu banyak memperhatikannya. 
Oke aku gagal. Tapi aku tidak menyesal. Aku sudah tau kejadiannya seperti itu, tetapi masih saja kuulangi. Berubah demi seseorang dan berakhir kecewa lagi. Berkali-kali kuulangi sampai entah yang keberapa kali. Tetapi tetap saja aku tidak boleh menyesal. Karena kegagalan itu adalah bagian dari proses sampai kamu dapat memurnikan niatmu sehingga apa-apa yang kau lakukan adalah karena-Nya, bukan yang lainnya. 

Teruslah berusaha menjadi lebih baik karena Alloh. Karena jika kau niatkan untuk manusia, maka bisa jadi ia tidak melihatmu karena bukan kamu yang ia butuhkan. Ia berkoar-koar tentang sebuah kriteria, namun itu hanyalah sebuah bahasa untuk mengkode sesuatu yang ia inginkan. 

Untuk memurnikan niatmu, kau pilih mana? Belajar dari orang lain, atau ingin kau coba sendiri? 

Advertisements